Tips Membuka Usaha Yang Sudah Banyak Pemainnya

Home - Tips Bisnis - Tips Membuka Usaha Yang Sudah Banyak Pemainnya

Tidak peduli apapun bidang usaha anda , saya yakin semua setuju jika memulai bisnis itu sulit. Jika ada yang dapat memperparah keadaan ini? Mungkin jawabanya adalah pasar yang terlalu ramai pemainnya . 

Ini tidak hanya terjadi pada bidang industri  yang populer saja (seperti makanan misalnya). Tidak peduli seunik apapun ide bisnis Anda, pemain lain sudah siap untuk menyikut dan menyalip Anda. Jika saat ini Anda sedang mempersiapkan bisnis di pasar yang sudah banyak pemainnya, siap-siap menghadapi keramaian ini.

Tapi selalu ada jalan agar brand Anda tampil unik, berbeda dan menarik perhatian konsumen.

Bagaimana Membangun Bisnis Yang Sudah Banyak Pemainnya?

Kenali POD Anda

Dengan pasar yang padat (seperti kebanyakan pasar saat ini), Anda tidak bisa lagi masuk ke sebuah pasar hanya dengan menjadi penjual yang biasa. Anda harus tampil berbeda.

Point of Difference (POD) artinya keunikan Anda. Merupakan bagian paling penting dari proses branding. POD adalah hal yang membuat Anda terlihat berbeda dari ratusan pebisnis lain di pasar yang sama. Pembeda yang menonjolkan Anda dari ratusan opsi lain yang dimiliki konsumen

POD itu seperti bumbu spesial. Ramuan rahasia yang membuat Anda menonjol, tidak terlupakan. Seperti Aqua di antara ratusan merk air mineral lainnya.

Kalau Anda menjual ide yang sama, produk yang sama, layanan dan jasa yang sama dengan pebisnis lainnya, Anda akan cepat dilupakan. Anda harus memiliki sudut pandang yang unik, ciri yang unik. Sesuatu yang bisa menarik perhatian konsumen dan meyakinkan mereka bahwa produk Anda yang paling keren.

Jika Anda kesulitan menentukan POD, coba tanyakan pertanyaan berikut pada diri Anda:

  • Apa langkah kita yang lebih baik daripada orang lain?
  • Siapa pemain paling besar di jenis usaha kita? Apa yang kita lakukan tapi tidak mereka lakukan?
  • Hal apa yang kita punya, yang tidak pernah dilihat orang dari pesaing kita?

Contoh perusahaan dengan POD yang kuat adalah startup coworking WeWork. Sebelum mereka memasuki pasar, coworking itu hanya sekadar konsep baru dalam bekerja. Tapi WeWork, dengan visi mereka melihat adanya kesempatan untuk menjadi berbeda.

WeWork mulai melakukan diferensiasi agar terlihat unik di antara ratusan perusahaan sejenis. Caranya adalah dengan membangun komunitas coworking yang beranggotakan para pengusaha dan pekerja lepas. Mereka yang masih muda, energik dan banyak ide.

POD WeWork adalah melaksanakan event-event keren, lokasi yang arsitekturnya bikin melongo saking bagusnya, dan minuman gratis bagi siapa saja yang bergabung.

Hasilnya, WeWork mendominasi pasar dan memiliki lebih dari 200 lokasi di 49 negara di dunia. Walaupun perusahaan ini kolaps di tahun 2019 lalu, tapi diferensiasi yang mereka lakukan saat awal terjun ke dunia bisnis sangat brilian.

Nah, jadi kesimpulannya, ketika Anda ingin menjalankan bisnis yang banyak pemainnya, jadilah seperti WeWork dan diferensiasinya. Jadilah Aqua, bukan air mineral biasa.

Tingkatkan Kualitas Desain Perusahaan Anda

Setiap desain—entah itu pada logo, kemasan produk, situs maupun kartu nama Anda—adalah interaksi pertama antara perusahaan Anda dengan konsumen potensial. Seandainya desain ini seperti tester makanan, maka konsumen bisa menduga rasa dari keseluruhan makanan itu.

Dengan kata lain, melalui pandangan pertama ini konsumen bisa menebak kira-kira seperti apa produk yang Anda tawarkan. Kalau mereka suka melihat desainnya, mereka kemungkinan akan tertarik pada produknya.

Namun bisa juga sebaliknya. Desain Anda meninggalkan kesan mendalam pada ingatan konsumen, sehingga mereka mengasumsikan seperti itulah perusahaan Anda.

Begitulah, desain itu sangat, sangat penting.

Jika Anda ingin perusahaan Anda memenangkan persaingan, biarkan desain dan logo Anda berbicara. Desain—entah itu untuk produk maupun logo perusahaan—haruslah memiliki ‘jiwa’ yang sesuai dengan citra, terkonsep dengan baik dan profesional.

Jika tidak, apalagi jika terlalu mirip dengan milik pesaing Anda, atau tidak sesuai dengan citra yang dibangun. Atau jika terlihat seperti dibuat oleh desainer amatir yang asal-asalan, tidak akan bisa menarik perhatian konsumen.

Coba kita lihat bagaimana Nike dan perkembangan logonya. Sejak awal tampil di tahun 1972 hingga saat ini, logo Nike tidak banyak berubah. Logo coretan yang mirip tanda centang itu disebut Swoosh Nike dan merupakan salah satu logo komersial terbaik di dunia.

Bentuk logonya sederhana, mudah diingat tapi melambangkan hal-hal yang berkaitan erat dengan olahraga. Kecepatan, ketepatan dan gerakan yang presisi. Swoosh sendiri mengingatkan kita pada suara bising saat suatu benda bergerak dengan cepat, bukan?

Swoosh Nike pula yang membawa brand perusahaan menjadi lebih kuat. Tidak heran jika orang akan tetap mengenali brand ini walau tanpa satu hurufpun.

Bagaimana efek logo itu pada penjualan sepatu olahraga Nike? Di awal berubahnya nama Blue Ribbon Sports menjadi Nike, merk ini menguasai hampir 50% pasar sepatu olahraga AS. Hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun.

Di tahun 2020 penjualannya meningkat hingga 82%, hal yang tidak disangka oleh para analis bisnis. Logo yang tepat menjadikan Nike cemerlang dan bersinar di tengah ramainya pasar sepatu olahraga  dunia.

Intinya, jika Anda ingin orang berinvestasi di perusahaan Anda, maka Anda harus berinvestasi pada desain. Jika Anda ingin penjualan meningkat, brand Anda dikenali dengan mudah dan perusahaan Anda memenangkan persaingan, Anda juga harus melakukan hal yang sama.

Bagaimana jika Anda tidak mengerti soal desain logo dan tidak punya tim desainer sendiri? Ada banyak desainer profesional yang bisa melakukannya untuk Anda.

Mudahkan Pelanggan Anda

Pelanggan Anda bisa jadi adalah orang yang sibuk. Walaupun mereka tidak sibuk, mereka tidak akan mau bertransaksi dengan perusahaan yang sering mempersulit keadaan. Banyak orang jatuh cinta pada produk atau jasa dari suatu perusahaan karena brand tersebut mempermudah para pelanggannya.

Serius, semakin mudah dan dimanjakan, akan semakin jatuh cinta pula pelanggan kepada brand Anda.

Carilah cara untuk memudahkan hidup pelanggan Anda. Jadilah brand yang mengusahakan sesuatu terlihat penting tapi bisa dieksekusi dengan sederhana. Simpel.

Jika bentuk usaha Anda adalah toko online, berikan cara paling simpel dan paling cepat untuk checkout barang. Jika Anda menawarkan jasa penulisan artikel, buat sesi briefing dengan klien menjadi singkat, mudah, tidak bertele-tele.

Jika Anda bergerak di bidang pembuatan barang custom, jadikan proses pemesanan dan pemrosesan barang mudah dan tidak memakan banyak waktu.

Salah satu contoh dimana kenyamanan berbanding lurus dengan kesuksesan adalah Venmo. Aplikasi pembayaran seluler ini berdiri tahun 2009. Memasuki pasar fintech yang ramai dan banyak pesaing, Venmo fokus pada bagaimana mempermudah pelanggannya melakukan pembayaran dan pengiriman uang.

Diferensiasi mereka adalah memberikan platform yang mudah diakses, bahkan oleh orang yang awam terhadap perkembangan teknologi finansial online. Tidak banyak tombol untuk di-klik, tidak ribet sehingga membuat pembayaran jadi semudah membalik telapak tangan.

Hasilnya, pada tahun 2016 Venmo berhasil memproses transaksi keuangan hingga 20 miliar dolar AS.

Moral cerita: semakin mudah proses transaksi dengan perusahaan Anda, semakin banyak orang yang ingin bertransaksi. Semakin banyak orang bertransaksi dengan Anda, semakin baik pula kinerja Anda dalam membangun bisnis yang banyak pemainnya.

Bisnis Ini Lebih Dari Sekadar Laba

Sebagai pemilik bisnis, tanggung jawab Anda adalah untuk memberikan produk dan layanan terbaik pada pelanggan. Tapi jika Anda terjun di bisnis yang banyak pemainnya dan ingin bertahan, tunjukkan bahwa ada yang lebih penting bagi Anda selain bisnis.

Sekali lagi, orang ingin melihat sisi lain perusahaan selain transaksi, penjualan dan cuan. Pelanggan ingin tahu apakah Anda dan perusahaan memiliki rasa peduli yang tinggi pada lingkungan dan kondisi sosial.

Mereka perlu diyakinkan bahwa Anda tidak hanya berbuat lebih kepada para pelanggan saja. Tapi juga memberikan yang terbaik pada dunia.

Berapa persen keuntungan perusahaan yang Anda donasikan untuk kegiatan sosial? Apakah perusahaan Anda mendukung usaha pelestarian lingkungan? Standar operasional sejalan dengan semangat ‘go green and save our planet’?

Apa program kemanusiaan perusahaan? Menyisihkan 2,5% untuk ZIS? Beasiswa untuk anak kurang mampu di lingkungan perusahaan? Kerja sama dengan NGO?

Pelanggan Anda adalah manusia dan manusia adalah makhluk sosial—yang kepo serta suka berbagi kebahagiaan. Jika mereka tahu perusahaan Anda memberikan sebagian hasil kinerja kepada lingkungan, mereka akan semakin percaya dan merasa terikat pada brand Anda.

Anda pernah mendengar merk Patagonia? Brand untuk clothing line seperti t-shirt, aksesoris dan aneka perlengkapan luar ruangan ini membuktikan kepada para pelanggannya bahwa mereka peduli pada lingkungan.  Dengan memastikan produk mereka dibuat melalui proses yang sesedikit mungkin mencederai alam. Patagonia juga berdedikasi pada gerakan sustainable living.

Hal ini bukan hanya membuatnya terlihat berbeda dari perusahaan outdoor apparel lainnya. Tapi juga membuat penjualan mereka meningkat. Bahkan di saat resesi.

Bukan hanya karena kualitas produknya, tapi kepeduliannya pada lingkungan menggugah calon konsumennya untuk memilih brand tersebut. Jika harus memilih antara membeli produk dari brand yang keren dengan membeli produk dari brand yang keren dan peduli lingkungan, sebagian besar orang akan memilih yang kedua.

Maka, jadilah perusahaan yang seperti itu.

Perhatikan Pelanggan Anda

Kedengarannya sederhana sekali. Jika Anda ingin membangun bisnis di pasar yang banyak pemainnya, perhatikan dan perhatianlah kepada pelanggan Anda. Masalahnya; kebanyakan bisnis tidak melakukan hal ini.

Untuk alasan apapun, bagian pelayanan yang ogah-ogahan melayani pelanggan dan tidak memperhatikan penampilan akan memberikan kesan tidak baik.

Lalu, apakah pelanggan peduli? Tidak juga, sih. Asal mereka tidak punya pilihan lain. Tapi di tengah persaingan ketat dimana kompetitor Anda bisa memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih ramah dan lebih membuat nyaman… Yakin pelanggan Anda akan bertahan?

Tunjukkan ada pelanggan bahwa Anda dan perusahaan serius melayani mereka. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar profesional dan berpengalaman dalam bisnis ini.

Tunjukkan dan buktikan bahwa perusahaan Anda adalah perusahaan yang akan melayani mereka dalam tiap tahapan proses transaksi. Jadikan tim CS Anda yang terbaik. Buat agar proses pengembalian atau penggantian barang semudah mungkin dan tidak membuat pelanggan sakit hati.

Jika ada pelanggan yang mengalami pengalaman tidak enak dengan perusahaan Anda, lakukan apa saja untuk memperbaikinya. Entah itu memberikan potongan harga, kupon hadiah, dll.

Masih ingatkah Anda pada kasus Eiger dan pelanggannya yang kebetulan seorang Youtuber? Saat niat baik pelanggan untuk membuat video review disambut Eiger dengan respon berlebihan dan negatif, seketika itu juga pamornya terjun bebas. Menurut Anda bagaimana reaksi pelanggan lainnya? Apa tidak mungkin mereka segera beralih ke brand kompetitor Eiger?

Lalu, ayo kita lihat kinerja Apple. Berjibaku di tengah persaingan super ketat dan super ramai di dunia, mereka tetap menahbiskan diri menjadi pemimpin pasar. Apple adalah yang terbaik dalam dedikasi mereka terhadap pelayanan kepada pelanggan.

Apple membuat sebuah landing page yang menunjukkan keramahan dan pelayanan yang absolut melalui Genius Bar. Sebuah layanan bagi pelanggan Apple dimana mereka bisa berkonsultasi secara tatap muka dengan seorang ‘jenius’. Si Jenius akan menjawab semua pertanyaan pelanggan dan menyelesaikan masalah mereka dalam satu pertemuan saja.

Tingkat pelayanan pada pelanggan ini menempatkan Apple sebagai perusahaan paling sukses di jagat teknologi informasi. Selain juga sebagai perusahaan paling peduli terhadap pelanggan. Apple bertahan menjadi pemimpin persaingan di pasarnya.

Memperhatikan kebutuhan pelanggan akan menempatkan perusahaan Anda di kelas yang lebih tinggi dari para pesaing. Hal ini akan membantu Anda bertahan di pasar yang banyak pesaingnya.

Dengan kata lain, perhatikan pelanggan Anda dan mereka akan memperhatikan Anda.

Bereskan Semua Kekacauan!

Malangnya, Anda tidak bisa mengontrol fakta bahwa kita memang tinggal di dunia bisnis yang padat dan bising. Tapi anda bisa membuat peluncuran bisnis Anda menjadi lebih sukses lagi dengan lima tips di atas.

Jadi, ayo keluar. Hadapi persaingan yang panas di sana. Memantapkan kedudukan usaha Anda sebagai brand yang paling keren, paling unik dan paling memukau yang pernah ada.

Author avatar
Ahmad Chaidir
Ahmad adalah CEO di Crooud. Menyukai SEO, konten yang baik, ramen dan dota 2. Sangat percaya jika siapapun bisa sukses dengan SEO.

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *