Skip links

Pengertian Konten Marketing, Penjelasan Lengkap dan Detail

Saat ini memasarkan produk dapat dilakukan secara online. Dalam dunia digital, salah satu teknik yang digunakan ialah membuat konten marketing. Apa itu konten marketing?

Table of Contents

Dalam dunia bisnis dibutuhkan strategi untuk terus mengembangkan produk atau jasa. Salah satunya ialah pemasaran. Kini, kegiatan tersebut dapat dilakukan secara online. Namun sebelumnya ketahui terlebih dahulu mengenai apa itu konten marketing agar lebih mudah dalam menjalankannya. 

Kali ini Crooud akan mengulas mengenai apa itu konten marketing, mulai dari pengertian, tujuan dari pemasaran konten, hingga cara untuk membuat konten marketing yang baik. 

Mengenal konten marketing

Konten marketing adalah sebuah teknik pemasaran yang dilakukan dengan cara membuat tulisan, gambar, audio, hingga video, kemudian dibagikan atau dipublikasikan secara online baik melalui website maupun media sosial.

Konten marketing dianggap lebih efektif terutama untuk usaha online yang ingin mengenalkan brand kepada calon konsumen secara luas. Kegiatan ini memfokuskan pada informasi terkait produk daripada melakukan promosi secara langsung.

Jika dibandingkan dengan iklan konvensional, konten marketing dilakukan secara implisit. Artinya menyisipkan promosi ke dalam suatu informasi terkait.

Cara kerja konten marketing

Setelah memahami apa itu konten marketing, selanjutnya yakni mencari tahu cara kerja teknik pemasaran ini.

Umumnya pemasaran dilakukan dengan cara membuat konten lalu mendistribusikannya supaya dapat menarik perhatian audiens. Kemudian membuat mereka melakukan tindakan, baik pembelian maupun berlangganan e-book atau newsletter

Sarana untuk melakukan pemasaran konten ialah website dan media sosial. Selain berupa penjelasan mengenai produk atau jasa, konten juga bisa berupa tutorial, pengalaman konsumen, berbagi cerita serta masih banyak lagi lainnya.

Sebagai contoh, website perusahaan pembuat laptop membahas tentang beragam produk beserta spesifikasinya. Di sisi lain, mereka juga menyertakan artikel terkait penawaran, misalnya ‘Tips Memilih Laptop Sesuai Kebutuhan’ atau ‘Cara Merawat Laptop Agar Tahan Lama’.

Jadi pada dasarnya konten marketing ini merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan produk secara tepat kepada calon konsumen luas.

Jenis-jenis konten marketing

Sebelum membuat konten marketing, pahami mengenai jenis-jenisnya terlebih dahulu. Ini akan membantu dalam menentukan tujuan promosi, target audiens serta point of content

Berikut merupakan jenis-jenis konten marketing untuk mempromosikan produk atau jasa dengan segmentasi lebih luas.

1. Blog

Blog merupakan salah satu media untuk konten marketing. Berisi tulisan-tulisan menarik bertujuan menaikkan traffic website. Artikel baiknya memiliki relevansi dengan kebutuhan audiens, lalu mengarahkan mereka pada halaman landing page atau penawaran.

Misalnya website busana muslim, maka konten yang cocok yakni seputar tips memilih pakaian sesuai postur tubuh, kemudian bubuhkan kalimat call to action untuk mengarahkan pada laman penjualan.

2. Ebook

Ebook merupakan media promosi untuk menyasar pasar lebih besar. Jenis konten marketing ini berupa bacaan lengkap mengenai suatu topik, yang bisa diunduh melalui situs resmi bisnis. 

Pengguna harus mengisi data diri, seperti nama, alamat surel, hingga nomor telepon terlebih dahulu. Setelah informasi tersebut masuk ke dalam database, artinya mereka telah resmi berlangganan dan perusahaan mengirimkan ebook secara rutin melalui email

3. Media Sosial

Konten marketing dapat dilakukan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, serta Instagram. Masing-masing mempunyai ciri khas, sehingga pemasar perlu menyesuaikan isi konten dengan platform pilihan.

Misalnya konten pada Twitter lebih sering menggunakan utas, sementara Facebook condong ke storytelling. Berbeda dengan Instagram yang menonjolkan foto serta video singkat. Perhatikan beberapa aspek, seperti unsur informatif, edukatif, interaktif, memotivasi, serta entertainment. Ketika telah terpenuhi maka opini atau testimoni yang baik otomatis muncul dan tujuan promosi pun tercapai.

4. Infografis

Infografis adalah konten yang cocok digunakan untuk menginformasikan sesuatu melalui visualisasi data. Bentuk dari infografis berupa bagan atau grafik yang memuat informasi kompleks namun dapat dipahami dengan mudah.

Hal tersebut yang menjadikan infografis menarik dan cocok untuk kegiatan promosi. Informasi yang dimuat lebih mudah dicerna, karena tersaji secara ringkas dan jelas tanpa perlu membaca tulisan panjang dan bertele-tele.

5. Podcast

Ini adalah audio file  yang bisa di-download oleh audiens, sehingga dapat didengarkan kapan serta dimanapun. Ada berbagai macam konten yang disajikan dalam podcast, termasuk promosi suatu produk, jasa, penawaran tertentu dan masih banyak lagi lainnya.

6. Video

Video pemasaran konten memberikan pengaruh besar terhadap penjualan, terlebih jika mengulas suatu topik yang tengah tren. Platform yang cocok menggunakan jenis konten video adalah Youtube dan TikTok.

7. Email

Email marketing merupakan teknik pemasaran lama yang hingga kini masih diaplikasikan . Cara ini dinilai efektif karena bisa mencapai audiens secara luas, namun tertarget.

Sales funnels 

Sales funnel merupakan istilah yang digunakan untuk mengidentifikasi proses yang dilakukan calon konsumen mulai dari mengamati produk hingga melakukan pembelian. Ada 4 tahapan, yakni sebagai berikut:

Awareness

Awareness merupakan membangun kesadaran calon konsumen terhadap produk atau jasa. Langkah ini dilakukan melalui iklan, ajakan atau penawaran tertentu, sehingga akan timbul mindset

Research

Calon konsumen yang telah sadar akan suatu produk atau jasa, biasanya mulai ada sedikit ketertarikan. Kemudian mereka melakukan riset baik itu mencari tahu melalui media sosial, website hingga memanfaatkan mesin pencari. 

Contohnya, seseorang ingin membeli sebuah mobil. Setelah melihat iklan atau penawaran tertentu, ia jadi penasaran dengan produk yang ditawarkan tersebut karena memiliki spesifikasi yang pas. Akhirnya mulai mencari tahu informasi dan melakukan riset terkait itu.

Consideration

Saat masuk fase ini, artinya konsumen sudah mulai membandingkan beragam produk dari produsen atau vendor untuk memastikan pilihannya memiliki kualitas terbaik, harga wajar serta sesuai kebutuhan.

Buy

Terakhir, konsumen mengambil keputusan serta bergerak maju melakukan transaksi pembelian atas produk yang sudah dipilih.

Strategi konten marketing

Strategi konten marketing bertujuan untuk menyesuaikan menyesuaikan content dengan target pasar. Di sisi lain ini juga memastikan bahwa rencana bisnis berjalan sebagaimana mestinya.

Berikut 5 strategi konten marketing yang bisa diaplikasikan agar pemasaran lebih optimal.

1. Tentukan tujuan konten

Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah tujuan dari konten pemasaran, yakni menaikkan pengunjung website, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta penjualan produk atau jasa. 

2. Kenali target pasar

Setelah tujuan membuat konten jelas, selanjutnya mengenali target pasar. Caranya ialah melakukan analisa tentang peluang. Ini akan lebih memudahkan dalam penentuan jenis content dan angle supaya tepat sasaran.

3. Mapping 

Tujuan dari mapping adalah membuat konten jadi lebih terarah dan fokus pada target pasar yang telah ditentukan. Ini akan memudahkan dalam pembuatannya, baik mengenai pengenalan produk, branding atau sisi lain. 

Contoh content mapping pada artikel mengenai gym. Di awal paragraf dibuka dengan bahaya obesitas, lalu dilanjutkan cara mengatasinya dengan gym, gerakan ringan, lalu ditutup oleh penawaran.

4. Menetapkan CMS

Strategi selanjutnya ialah CMS atau Content Management System. Salah satu yang populer adalah WordPress. Selain memiliki pengguna terbanyak, fitur yang dimiliki memudahkan kegiatan pemasaran konten.

CMS dapat memuat konten berupa artikel, audio dan video. Beragam fitur dan widget mendukung setiap unggahan, sehingga membuat tampilan lebih menarik serta menjangkau audiens luas.

5. Distribusi konten

Distribusi konten dapat dilakukan melalui berbagai media, baik online maupun offline. Dalam digital marketing, content biasanya diunggah di media sosial dan situs. 

Sementara distribusi offline yakni melalui media elektronik seperti televisi atau radio dan cetak yaitu koran, majalah, serta masih banyak lagi lainnya.

Tujuan konten marketing

Konten marketing memiliki tujuan jelas dan memberikan pengaruh besar bagi usaha atau bisnis. Beberapa di antaranya, yakni:

Membangun kesadaran produk

Tujuan paling utama dari pemasaran konten adalah membangun kesadaran akan merek. Jika produk tidak eksis maka akan sulit untuk mencapai target penjualan.

Membangun hubungan dengan konsumen

Pemasaran secara online lebih mudah menjangkau konsumen serta dapat menjaga komunikasi kapan saja. Ini memungkinkan adanya pelayanan jarak jauh, sehingga kebutuhan mereka tetap bisa diwujudkan. 

Meningkatkan kepercayaan konsumen

Jika komunikasi dan hubungan berjalan dengan baik artinya kepercayaan konsumen telah terbentuk. Consumer trust menjadi tujuan dari pemasaran konten sehingga bisnis bisa terus berkembang.

Mengoptimalkan penjualan

Dari konten marketing, penjualan diharapkan dapat mencapai target bahkan melebihinya. Hal tersebut sangat mungkin sebab content marketing jangkauannya lebih luas dan efektif.

Memberikan informasi

Tujuan lain dari pemasaran konten adalah sebagai alternatif iklan. Konsumen diharapkan bisa mendapat informasi produk dengan jelas, sehingga memutuskan untuk melakukan tindakan pembelian.

Bagaimana cara membuat konten marketing

Ada beberapa poin penting yang harus selalu diingat ketika proses pembuatan sebuah konten untuk pemasaran, antara lain:

Buat konten berkualitas

Konten yang berkualitas sesuai dengan target pasar serta menggunakan format yang tepat. Selain informasi terkait produk, biasanya juga disisipkan happening trend sebagai cara menarik perhatian audiens luas.

Menerapkan prinsip ATM

Prinsip ATM, ialah Amati, Tiru dan Modifikasi. Boleh saja meniru ide dari kompetitor atau sumber lain, namun dengan catatan tidak melakukan penjiplakan atau sama persis.

Oleh karena itu butuh tindakan modifikasi sehingga tidak terjadi penjiplakan. Dalam hal ini tentu akan ada fase trial and error sebagai acuan supaya bisa menghasilkan konten berkualitas.

Konsisten

Konsisten dalam pembuatan konten akan memudahkan konsumen mengingat produk atau karakteristik bisnis. Terlebih jika memiliki ciri khas tersendiri, maka semakin membentuk awareness

Dalam konten yang diunggah di website, konsistensi membantu menaikkan jumlah traffic serta audiens. Mesin pencari akan terus mengindeks, sehingga berpeluang berada di peringkat pertama.

Sedangkan jika diunggah di media sosial, konsistensi juga mempengaruhi jumlah impresi serta traffic. Khususnya bagi pengikut, unggahan akan selalu berada di beranda bahkan hingga ke eksplor yang menjangkau lebih banyak audiens.

Peran konten marketing

Dengan kegiatan pemasaran, bisnis dapat meraih tujuan utamanya. Terbentuknya brand awareness serta kepercayaan dapat meningkatkan angka penjualan hingga berpeluang mendapatkan profit tinggi. 

Maka dari itu melalui konten marketing, tim pemasaran akan lebih mudah mengarahkan konsumen untuk melakukan tindakan pembelian atas produk maupun jasa. Nantinya menghasilkan testimoni untuk campaign di masa mendatang.

Tanpa adanya konten marketing, sulit sekali bagi pelaku bisnis untuk memasarkan produk dan jasa. Dengan demikian, penting mengembangkan content idea sebagai langkah berkembangnya usaha.

Kesimpulan

Setelah mengulas apa itu konten marketing, sudahkah Anda memahami tentang detail konsepnya?

Pemasaran konten merupakan nyawa bagi pelaku bisnis agar usaha terus berkembang dan bertahan. Oleh karena itu, pikirkan setiap prosesnya mulai dari strategi, perencanaan hingga pelaksanaan sebagai upaya menyasar audiens lebih luas. Semoga bermanfaat!

Leave a comment