6 Cara Membuat Toko Online Sendiri : Panduan Lengkap Bagi Pemula

Daftar Isi

6 Cara Membuat Toko Online Sendiri

cara membuat toko online sendiri menggunakan wordpress

Panduan Lengkap Untuk Membangun Bisnis Secara Online

Apakah Anda baru berkecimpung di bisnis retail? Atau mungkin Anda telah menjalankan bisnis secara offline selama beberapa waktu (setidaknya hingga Covid-19 datang), namun sekarang Anda memutuskan untuk mulai merambah dunia perdagangan online juga. Panduan cara membuat toko online sendiri ini mungkin dibuat untuk anda.

Yang perlu anda ketahui, ada banyak hal yang harus dipelajari mengenai e-commerce sebelum Anda memutuskan untuk membuat toko online sendiri, yang mungkin beberapa di antaranya justru baru akan Anda ketahui setelah Anda menjalankannya secara langsung.

Panduan yang kami buat ini tidak hanya untuk bisnis retail. Panduan ini diperuntukan bagi Anda yang memutuskan untuk menjadi bagian dari e-commerce atau telah siap menjadikan bisnis anda beroperasi secara online.

Jadi, silakan membaca panduan ini hingga selesai untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara pengambilan keputusan penting di fas-fase awal terkait cara membuat toko online sendiri. Seperti misalnya jenis platform yang terbaik bagi toko online Anda hingga cara pemasaran yang paling efektif bagi di dunia online.

Jika Anda sekarang belum berada di titik ini dan sedang informasi dan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana cara memulai bisnis secara online, silahkan cek postingan kami yang berjudul 7 Langkah Untuk Memulai Bisnis E-commerce Anda Sekarang.

Siapkan Ini Sebelum Membuat Toko Online Anda Sendiri

Kebanyakan panduan tentang cara membuat toko online sendiri umumnya membicarakan tentang hal yang sama : Memilih produk apa yang akan dijual serta bagaimana cara melakukan riset pasar.

Jangan salah, keduanya adalah topik yang bagus untuk dibahas, namun kami berasumsi kalau Anda sudah mengetahui dan melakukan keduanya. Saat ini Anda sedang di fase untuk mengambil langkah selanjutnya terkait cara membuat toko online sendiri.

Jika saat ini Anda sedang berada pada tahap memilih platform (sistem) toko online dan memilih desain toko website ecommerce, maka seharusnya sih Anda sudah:

  • Mendaftarkan nama resmi toko Anda. Proses ini bervariasi di setiap negara, jadi saran kami ikuti prosesnya sesuai peraturan yang ditetapkan negara tersebut. Di Indonesia ketentuan mengenai e-commerce diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.
  • Menetapkan bentuk badan usaha sesuai peraturan yang berlaku.
  • Memiliki akun bank untuk lalu lintas keuangan bisnis Anda
  • Memiliki NPWP badan dan dokumen perpajakan lainnya sesuai peraturan yang berlaku.
  • Memiliki lisensi bisnis online. Dimana seluruh produk yang didagangkan harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
  • Memiliki akun sosial media khusus untuk toko online Anda. (#ProTips : Pisahkan akun bisnis Anda dengan akun pribadi.)

Menjalankan bisnis online tanpa izin resmi dan dokumen perpajakan yang sah dikhawatirkan dapat menyebabkan masalah di kemudian hari. Entah nantinya bisnis Anda dianggap ilegal, atau terkena masalah tunggakan dan pelaporan pajak. (percayalah saya sudah mengalami hal ini)

Jadi saran kami, usahakan semua dokumen perizinan sudah siap sebelum Anda melaunching toko online Anda.

Langkah selanjutnya adalah membeli domain yang akan Anda gunakan. Misalnya dari registrar seperti domainesia.com. Selain itu, tentu anda juga dapat membeli domain langsung dari platform e-commerce seperti Shopify. Jika Anda memutuskan untuk membuat toko online melalui platform seperti ini, pertimbangkan juga, apakah Anda dapat membeli domain dari mereka. (Dapatkan diskon langsung 20% untuk pembelian hosting dengan kode CROOUDHOST di domainesia) 

DomaiNesia

Membeli domain langsung dari platform marketplace seperti shopify biasanya sangat mudah, karena anda tidak perlu repot-repot mengarahkan domain anda ke name server hosting. Namun kekurangannya, harganya bisa jadi lebih mahal. 

Jika Anda membeli domain dari sebuah registrar seperti domainesia.com, lalu memiliki akun di platform marketplace seperti Shopify.com, yang perlu Anda lalukan hanyalah mengarahkan domain Anda ke platform tersebut

Terkait pemilihan domain, sebelum membeli, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu perbedaan setiap domain. Domain dengan ektensi Dot biz (.biz) memang berarti ‘bisnis’, tetapi sebaiknya Anda tidak memilih domain ini.

Alasannya, jika seseorang mengingat nama sebuah website, secara otomatis yang muncul di pikiran mereka adalah dot com (.com). Domain dengan .com telah dikenal luas dan dipercaya. Artinya ekstensi ini lebih cocok Anda beli dibandingkan yang lain. 

tips memilih domain untuk membuat toko online sendiri

Untuk beberapa nama berharga, harga domain dengan .com terkadang cenderung lebih mahal daripada domain .biz, namun jika di lihat sebagai investasi domain .com akan lebih sepadan dengan hasilnya.

Jika toko online Anda secara official berada di negara yang memiliki ekstensi domain tertentu (misalnya Indonesia memiliki .co.id), Anda juga dapat membeli ekstensi tersebut. Tujuannya agar para calon pelanggan Anda merasakan aura ‘kekeluargaan a.k.a Nasionalisme’ yang lebih kental.

Dari penjelasan diatas apakah anda sudah siap menuju langkah selanjutnya? Saatnya kita mencari platform atau marketplace yang cocok dengan toko online Anda. Namun pertama-tama, pastikan niche dan rencana bisnis Anda sudah ‘terang benderang’, artinya disini anda telah memahami dan memilih niche yang benar-benar terperinci.

Contohnya, daripada menyebut toko online Anda sebagai ‘penjual perlengkapan kucing’, lebih baik sebutkan ‘penjual makanan dan aksesoris kucing premium’. Selain itu lakukan riset dengan teliti via google, ada berapa banyak toko online yang juga memiliki niche sama seperti Anda, pelajari bagaimana cara mereka memasarkan produknya? Lalu cari informasi terkait bagaimana respon pasar terhadap mereka?

Sebelum Anda meluncurkan website, pastikan niche Anda sudah jelas dan terarah agar bisa mendapatkan laba yang lebih maksimal.

Apakah Toko Online Anda Akan Dikelola, Berlisensi Atau Dibangun Sendiri?

daftar marketplace terbaik di indonesia

Salah satu keputusan besar yang akan Anda ambil saat memulai bisnis online adalah dimana dan bagaimana toko Anda akan dikelola.

Tentu Anda semua mengerti jika bahwa sudah banyak sekali bisnis online yang sukses dengan membuka toko diplatform marketplace seperti Amazon, Etsy, eBay, atau untuk platform lokal, sebutlah Bukalapak, Shopee atau Tokopedia.

Namun ada perbedaan besar antara memiliki akun toko atau penjual di salah satu platform marketplace dengan membangun dan menjalankan sendiri bisnis online Anda menggunakan website anda sendiri.

Di platform marketplace seperti Shopee atau Tokopedia, Anda nyaris tidak memiliki pilihan untuk merubah tampilah dan ‘rasa’ dari toko online anda. Rasanya lebih seperti menyewa stan di sebuah acara pameran ketimbang memiliki toko sendiri sesuai dengan desain dan passion Anda sendiri.

Untuk kalian yang baru memulai usaha toko online, atau bagi yang menjadikan berjualan online sebagai usaha sampingan, marketplace seperti gambar diatas menurut kami adalah pilihan cerdas. Namun bagi Anda yang ingin mengelola bisnis online sepenuh waktu dan hati, bermimpi toko Anda dikunjungi ratusan ribu orang setiap harinya, maka Anda membutuhkan platform yang lebih baik dibandingkan berjualan di marketplace.

Cara Membuat Toko Online Menggunakan Hosted Platforms

cara membuat toko online sendiri - platform shopify

Menyebut hosted platform, maka nyaris semua orang di dunia akan langsung terpikir Blogger dan WordPress, karena keduanya adalah dua hosted platforms yang paling populer (dan gratis). Hosted platforms sendiri bisa dikatakan sebagai layanan penyedia ‘rumah’ bagi Anda yang ingin membangun sebuah website.

Membuat website di hosted platform ini relatif mudah. Anda tidak harus mengerti coding karena anda sudah disediakan dengan berbagai pilihan template serta plugin yang siap digunakan. Anda juga dapat membeli domain dan membuat website untuk toko online Anda hanya dengan beberapa klik saja.

Pilihan ini sangat cocok jika Anda termasuk orang yang awam dengan teknologi informasi. Menggunakan metode ini artinya Anda setuju dengan semua peraturan yang telah ditetapkan diplatform. Mulai dari pengubahan dan pengaturan website Anda juga mengikuti opsi yang telah tersedia di platform.

Bukan berarti Anda tidak bisa memiliki website yang unik dan mendukung e-commerce. Tentu saja bisa. Hanya saja semua hal yang Anda atur di website Anda harus sejalan dengan spesifikasi dan batasan di platform yang Anda pilih.

Hosted platform bukan solusi bagi Anda yang menginginkan website dengan fitur dan plugin yang benar-benar unik. Juga tidak cocok untuk Anda yang ingin mengurangi pengeluaran dengan mengatur semua hal tentang toko online Anda. Dari harga, tampilan, hingga keamanannya.

Gunakan Software E-commerce Berlisensi

cara membuat toko online sendiri dengan cs cart

Anda juga dapat mengunduh platform e-commerce yang berlisensi resmi. Misalnya Magento atau CS-Cart. Menggunakan opsi ini Anda bebas mengontrol toko Anda. Namun perlu diingat bahwa semakin besar kontrol yang Anda ambil, semakin banyak pula hal yang harus diurus.

Artinya Anda harus mengatur sendiri hosting untuk toko online Anda. Melindunginnya dari serangan hacker, mengatur dan menentukan sendiri template agar tampilan website menjadi lebih bagus, dll.

Jika Anda tidak memiliki waktu atau kemampuan yang mumpuni untuk melakukan semua hal tersebut sendiri, Anda bisa membayar orang untuk melakukannya. Kelebihan opsi ini adalah Anda bisa melakukan banyak hal sesuai selera karena kontrol ada di tangan Anda.

Anda juga bisa membeli plugin dari pihak ketiga, lalu memodifikasinya sendiri. Anda tidak perlu dipusingkan dengan masalah-masalah seperti syarat dan ketentuan platform yang tidak sesuai dengan kepentingan Anda.

Untuk toko online yang besar dan memiliki hingga ratusan transaksi per hari, software e-commerce yang berlisensi seperti ini sudah sangat cocok. Metode ini menawarkan fleksibilitas dan kestabilan kinerja. Namun untuk toko yang masih kecil, software seperti ini agak berlebihan. Apalagi jika anggaran kerja Anda terbatas dan Anda bukan seorang yang terlalu mengerti tentang web development.

Kerjakan Sendiri alias DIY (Do It Yourself)

plugin woocommerce untuk membuat toko online

Opsi ketiga bagi anda para pengusaha yang ingin memulai toko online adalah membangun sendiri website e-commerce anda. Cara yang paling populer adalah menggunakan perpaduan WooCommerce dan WordPress.

Keduanya juga gratis dan bersifat open-source (alias dapat digunakan secara bebas). Sehingga anda memiiliki ruang kebebasan yang cukup luas untuk mengatur tampilah dan branding website Anda. Anda bisa menggunakan plugin dan tema yang sudah tersedia, Atau anda dapat membeli tema dan plugin premium di themeforest atau envato elements

Nama WooCommerce mungkin tidak seterkenal Shopify atau Squarespace, namun jelas lebih fleksibel dan user friendly dibandingkan opsi memakai software e-commerce. Namun jangan salah, anda masih bertanggung jawab atas pengelolaan dan serta keamanan situs Anda. 

plugin woocommerce - cara untuk membuat toko online sendiri

Jika ingin mengubah tampilan atau melakukan modifikasi Anda memerlukan sedikit ilmu programming (atau Anda bisa menyewa orang yang mengerti coding).

Nah, alasan apa lagi yang bisa mendorong Anda untuk memilih opsi ini?

Memakai opsi membangun sendiri situs e-commerce adalah karena sangat mudah dipersonalisasi. Tidak mahal dan hampir semua hal yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis online ada di sana.

Lantas, bagaimana memilih di antara ketiganya? Jika Anda tidak mengerti sama sekali tentang coding. Atau menginginkan platform yang ‘terima beres’, lebih baik gunakan platform e-commerce. Jika Anda ingin mengontrol sendiri toko Anda, dengan bisnis yang besar dan ramai transaksi, silakan gunakan software e-commerce.

Namun jika Anda bisa sedikit ilmu programming, tidak memiliki anggaran yang terlalu besar dan tidak masalah untuk mengelola situs sendiri, opsi DIY bisa dipakai.

Membangun Toko Online Anda

Begitu Anda sudah menentukan dimana ‘lokasi’ toko online Anda, saatnya untuk membangun toko tersebut. Untuk metode yang ini Anda dituntut untuk lebih kreatif. Atau bisa juga membayar jasa pembuatan website professional untuk mendesainkan sebuah toko online untuk ide bisnis Anda.

cara membuat website sendiri

Jika Anda belum memiliki niche yang lebih terfokus, masih bongkar pasang identitas untuk branding, sekaranglah saat yang tepat untuk menetapkan keduanya.

Identitas branding tidak sama dengan niche. Tetapi niche memainkan peran penting dalam menetapkan identitas branding Anda. Pendeknya, merek Anda adalah kepribadian bisnis Anda, sementara identitas merek Anda adalah semua elemen yang didesain untuk memperkenalkan kepribadian tadi. seperti logo, warna pada website, dll.

Setiap desain bisnis e-commerce memiliki keunikan, namun yang paling berhasil menarik perhatian konsumen adalah yang memiliki beberapa hal berikut ini :

  • Foto yang detail, dengan komposisi yang baik dan menggunakan produk yang sebenarnya, bukan diambil dari mesin pencari, bukan gambar yang kurang fokus atau blur, bukan juga foto produk yang polos dan membosankan tanpa tambahan elemen apapun.
  • Semua petunjuk yang jelas akan produk dan spesifikasinya, agar calon pembeli mengetahui dengan pasti produk apa yang sedang Anda tawarkan. Petunjuk yang jelas juga termasuk nomor telepon yang mudah dihubungi, email yang cepat ditanggapi, serta media sosial yang aktif.
  • Deskripsi produk yang ‘bicara’ pada pembeli secara jujur namun menarik.
  • Berikan alasan kepada calon konsumen kenapa harus membeli dari Anda. Tunjukkan pada dunia siapa Anda melalui kisah yang unik mengenai Anda, brand Anda dan usaha Anda.

Jika Anda merasa kewalahan dan tidak bisa melakukan semuanya sendirian, kami sarankan anda sebaiknya menyewa jasa desain grafis untuk meringankan beban anda. 

Jangan korbankan kualitas untuk menghemat pengeluaran. Karena hal tersebut dapat mencederai proses branding yang Anda lakukan.

Baca Juga : 5 Tips Untuk Membuat Konten Yang Menjual

Menjadi Dropshipper Atau Reseller?

Produk retail membutuhkan banyak tempat untuk penyimpanannya. Jika Anda tidak memiliki tempat yang luas di rumah atau lokasi usaha, proses menyimpan dan mengatur arus keluar masuk barang bisa terhambat. Itu sebabnya banyak pengusaha e-commerce yang memilih transaksi dropship.

Begini cara kerjanya: Anda, pemilik toko, bekerja sama dengan supplier barang. Saat konsumen memesan barang tertentu Anda menghubungi si supplier. Berikan data pesanan secara lengkap sekaligus alamat pengiriman.

Kemudian supplier yang akan mengemas dan mengirim barang langsung ke alamat pemesan. Pemesan mengirimkan uang pembelian ke rekening Anda. Sementara Anda membayar supplier sesuai harga modal yang disepakati.

Pada praktiknya Anda bahkan bisa saja tidak terlibat langsung dalam transaksi seperti di atas. Anda bisa menggunakan software dropship yang secara otomatis melakukan prosesnya. Sehingga transaksi penjualan terjadi langsung antara pemesan dan supplier sementara Anda tinggal duduk dan menerima bayaran.

Jika Anda tertarik pada metode ini, Anda tidak perlu membeli barang terlebih dahulu baru menjualnya. Anda juga tidak perlu khawatir akan kehabisan stok sehingga harus rebutan dengan dropshipper lain.

Banyak platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dll telah memiliki opsi dropship di aplikasi mereka. Sehingga Anda akan terintegrasi dan langsung bisa memilih opsi tersebut.

Namun dropship bukanlah satu-satunya pilihan transaksi. Bahkan bisa jadi bukan pilihan yang tepat, tergantung barang yang Anda jual. Jika Anda menjual makanan atau hasta karya misalnya. Anda berperan sebagai supplier sekaligus penjualnya.

Tetapi jika Anda menjual barang pabrikan seperti baju, sepatu, tas atau perlengkapan rumah tangga, opsi dropship bisa dipertimbangkan. Karena Anda harus menimbang juga tempat untuk menyetok barang yang akan dijual.

Jangan sampai barang jadi rusak karena tempat penyimpanannya tidak sesuai. Atau proses pengemasan dan pengiriman jadi terhambat.

Jika modal Anda cukup, bisa saja Anda menyewa tempat khusus sebagai tempat usaha sekaligus menyetok barang. Atau menyewa pihak ketiga yang khusus mengurus masalah penyimpanan dan pengiriman barang.

Namun jika di rumah Anda ada tempat yang cukup luas—misalnya garasi, paviliun atau ruang yang memang menganggur—Anda bisa mengurus semuanya sendiri. Atau dibantu beberapa karyawan. Dari pembelian barang, penyimpanan, arus keluar masuk barang hingga proses penjualan.

Saatnya Menjangkau Pembeli Anda

Kami anggap saat ini anda sedikit lebih paham terkait cara membuat toko online anda sendiri. Setelah membereskan masalah platform, lokasi hosting usaha, sistem transaksi serta manajemen arus barang, saatnya memikirkan bagian terpenting dari berbisnis secara online : cara mendapatkan pembeli.

Bagaimana cara Anda untuk menjangkau calon pembeli? Bagaimana agar toko Anda dilihat dan dipilih oleh orang yang memang sedang membutuhkan produk yang Anda? Jawabannya : strategi pemasaran yang tepat dan berkelanjutan, yang semuanya wajib anda mulai sejak hari pertama Anda melaunching toko online anda.

Sebelum melaunching, pastikan Anda telah merancang rencana pemasaran untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Pada tahapan ini, membuat strategi konten SEO yang optimal bukan sekedar pilihan, namun telah menjadi keharusan. Karena SEO akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis Anda untuk jangka panjang.

strategi seo untuk membuka toko online

Nama toko, deskripsi produk, meta data website Anda dan gambar yang Anda pakai untuk mempromosikan produk. semuanya akan berpengaruh kepada peringkat toko Anda di mesin pencari maupun di marketplace (jika Anda membuka toko di sana).

Jika anda sama sekali awam tentang SEO, ada banyak pilihan jasa SEO diluar sana, namun anda harus mempertimbangkan baik-baik siapa yang harus anda pilih. Agar toko online anda tidak tenggelam digulung ombak persaingan yang ketat di dunia perdagangan online.

Akan tetapi menggunakan SEO saja mungkin belum cukup. Anda juga harus aktif di sosial media dan memposting promosi agar tampil di halaman calon konsumen potensial Anda. Anda juga harus menciptakan engagement dengan para audiens anda.

Karena seperti halnya SEO, untuk sebuah bisnis online, pemasaran melalui medsos sudah menjadi keharusan, bahkan bisa jadi syarat mutlak agar bisnis Anda memiliki kesempatan untuk sukses. Jika anda memiliki dana lebih, gunakan fitur iklan berbayar di medso (seperti Facebook Ads atau Instagram Ads) untuk mendukung pemasaran Anda. Namun rancang pengeluaran iklan anda dengan bijak, pastikan biaya yang anda keluarkan sesuai dengan potensi yang anda dapatkan.

Selagi Anda membangun jaringan konsumen di media sosial, bangun juga email list anda. Ada banyak strategi yang bisa dilakukan untuk mengumpulkan alamat email pembeli. Misalnya menawarkan diskon langsung dan promo menarik untuk mereka yang bersedia subscribe di website Anda.

Jika daftar alamat email sudah di tangan, Anda bisa mengirimkan newsletter agar audiens tetap terikat dan mendapat update tentang produk terbaru yang Anda jual.

Jika bisnis sudah mulai berjalan dan Anda berhasil melakukan penjualan, tambahkan testimoni dari pelanggan sebagai bagian dari strategi pemasaran. Anda bisa mengunggahnya di situs dan akun media sosial. Review positif mengenai produk Anda akan meningkatkan kepercayaan calon konsumen lainnya.

Testimoni juga bisa mengkomunikasikan nilai-nilai produk Anda kepada calon pembeli potensial serta meningkatkan ketertarikan terhadap merek atau toko Anda.

Cara lain untuk meningkatkan ketertarikan audiens terhadap merek Anda adalah bekerja sama dengan para influencer di media sosial. Mereka memiliki follower yang banyak sehingga bisa mempromosikan produk Anda kepada para fans-nya.

Jaga Hubungan Baik Untuk Menjaga Tingkat Penjualan

Proses pemasaran yang membuahkan penjualan tidak berhenti di satu titik saja. Proses ini berkelanjutan, tidak boleh berhenti selama Anda masih ingin membuka toko online Anda.

Anda harus tetap mencari pembeli baru, menjaga hubungan baik dengan pembeli lama, memperkuat branding dan tindakan pemasaran lainnya.

Anda harus tetap mengunggah konten promosi di sosial media, memperbarui postingan di website dan blog, bekerja sama dengan para influencer, mengirim email promosi, dll. Kebanyakan bisnis online sudah bisa berjalan dan sukses dengan tiga strategi di atas (postingan di medsos, kerja sama dengan influencer dan mengirim email).

Jika Anda masih bingung bagaimana branding yang tepat untuk bisnis Anda, atau bagaimana mendesain logo dan ornamen lainnya untuk penjualan yang lebih baik, silakan temukan solusinya di link ini