Cara Menjadi Pengusaha : Kuasai 8 Skill Penting Ini Dulu!

Home - Tips Bisnis - Cara Menjadi Pengusaha : Kuasai 8 Skill Penting Ini Dulu!

Saya sering dapat pertanyaan, gimana cara jadi pengusaha yang sukses? Jujur, nggak ada jawaban yang simple untuk pertanyaan ini. 

Siapapun akan bilang berwirausaha itu sulit, namun, mencoba berwirausaha tanpa memiliki kemampuan (skill) yang memadai? Saya akan bilang nyaris tidak mungkin berhasil.

Coba anda pikir: bagaimana caranya Anda bertemu klien, kalau memikirkannya saja sudah membuat Anda grogi? Bagaimana caranya Anda bisa mengurus bisnis seharian kalau baru bekerja 15 menit Anda sudah teralihkan oleh hal lain? Bagaimana caranya Anda membangun tim yang solid kalau sedikit kesalahan aja sudah bikin Anda ngamuk?

Jawabannya: tidak bisa. Anda nggak akan bisa melakukan hal-hal di atas dengan baik jika tidak memiliki skill.

Untungnya, masalah-masalah di atas dapat diatasi. Ada beberapa skil yang jika Anda kuasai, akan sangat sangat membantu Anda saat memulai dan menjalankan bisnis.

Langsung kita simak, berikut adalah 8 skil penting yang harus diketahui oleh setiap pengusaha.

Mengatakan Tidak

Ini adalah dua kata sederhana, akan tetapi bagi banyak orang, merupakan kata-kata yang paling sulit diucapkan.

Saya paham, sebagai pengusaha, berkata ‘tidak’ nggak selalu menyenangkan. Namun bila Anda ingin membangun bisnis yang sukses, belajarlah berkata tidak pada sesuatu yang tidak bisa dinegosiasikan.

Sebagai pemilik usaha, akan ada banyak kesempatan dimana Anda harus berkata tidak. Katakan tidak terhadap klien yang meminta Anda melakukan hal yang bertentangan dengan prinsip usaha Anda.

Katakan tidak kepada saudara atau teman yang ingin memakai jasa perusahaan Anda, tapi meminta harga saudara yang rendahnya mencekik leher (percayalah, hal seperti ini sering terjadi).

Anda juga bisa mengatakan tidak terhadap ide usaha, desain yang buruk, atau kepada pelamar kerja yang tidak sesuai dengan kultur bisnis Anda.

Pendek kata, anda akan sering sekali bilang tidak. Jadi, sebaiknya Anda harus mulai membiasakan diri dengan kata ‘tidak’. Karena akibatnya tidak selalu baik. Saat anda selalu bilang ‘iya’ terhadap berbagai hal dimana anda seharusnya bilang ‘tidak’, maka :

  1. Siap-siap untuk menghabiskan energi, waktu dan biaya yang jumlahnya tidak terbatas. Menimbulkan frustasi tanpa akhir
  2. Anda akan terus-menerus merasa bersalah kepada orang yang Anda tolak. Membuat Anda berada pada situasi pikiran negatif yang akan menggerogoti produktivitas anda.

Jadi, dari sekarang mulailah membiasakan diri untuk berkata tidak kepada hal-hal yang memang seharusnya anda tolak. Dengan kata lain, artinya Anda sedang menyimpan waktu dan energi untuk sesuatu yang akan sangat, sangat layak untuk diberi jawaban ‘Iya!’

Terus Bergerak Dan Nikmati Perubahan

Di dunia wirausaha, segala hal terjadi dengan sangat cepat. Jika Anda tidak ingin tertinggal, maka bergeraklah secepat mungkin.

Para pengusaha yang sukses adalah mereka yang terus bergerak mengikuti dinamika dunia bisnis, serta terus belajar untuk mengembangkan diri. Karena apa yang terjadi hari ini belum tentu terjadi lagi esok hari.

Jika Anda ingin bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis, maka jadilah pengusaha yang fleksibel, jangan takut untuk mengubah strategi dan beradaptasi dengan perubahan.

Sebagai contoh, industri digital advertising. Industri ini selalu berubah setiap saat. Sebut saja seperti Facebook Ads, Google dan platform lainnya. algoritma mereka selalu berubah pada setiap periode waktu tertentu.

Ketika Anda bersikeras mempertahankan strategi lama tanpa menolak untuk mengubahnya mengikuti perkembangan algoritma terbaru, Anda dan perusahaan Anda akan tertinggal dan menjadi debu.

Industri periklanan hanya satu contoh saja. Ada banyak industri lain dimana anda dituntut untuk selalu berubah dan belajar setiap saat — konten marketing, trend desain, pengembangan website, teknologi—yang semuanya selalu berkembang mengikuti zaman. 

Jadi, jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses, ikutlah berubah dan selalu belajar hal baru untuk dapat berkembang.

Jangan Menunda-nunda

Faktanya, mereka yang suka menunda-nunda tidak akan cocok menjadi pengusaha. Kenapa? Karena ada banyak sekali hal yang harus dilakukan dalam menjalankan bisnis. Jika Anda terbiasa selalu menunda-nunda, tebak apa yang akan terjadi? Sampai kapanpun tidak akan ada pekerjaan yang dapat Anda tuntaskan.

Pahami Manajemen Waktu

Jika Anda adalah pemimpin perusahaan, waktu 24 jam rasanya tidak akan cukup. Akan ada banyak sekali rapat. Para investor menelepon terus-menerus. Para bawahan mengantri untuk bertemu Anda. Entah untuk memberikan laporan, meminta tanda tangan, atau berdiskusi.

Semua ini, akan terjadi setiap hari, berkelanjutan dan saling berkaitan. Jika Anda tidak tahu cara mengatur waktu dengan baik, bersiaplah untuk diserbu berbagai kewajiban yang tidak terselesaikan.

Hal ini fatal sekali, terutama jika Anda adalah pengusaha yang baru merintis bisnis. Pendeknya, jika Anda tidak bisa mengatur waktu, maka waktu yang akan mengatur Anda.

Manajemen waktu adalah hal yang paling penting dan harus dikuasai jika Anda merencanakan untuk memulai bisnis baru. Tahu bagaimana mengatur dan membagi waktu secara seimbang akan sangat membantu.

Bukan hanya agar semua target tercapai atau pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Akan tetapi juga untuk menjaga pikiran dan keseimbangan hidup Anda.

Tandai jadwal-jadwal penting Anda di kalender. Jalankan jadwal dengan disiplin. Buat batasan yang jelas. Jika Anda ada rapat hingga pukul sebelas, maka hentikan rapat jika jam sudah menunjukkan pukul sebelas. Anda dan kolega bisa menjadwalkan kembali rapat di hari yang lain.

Jangan mengerjakan berbagai tugas dalam satu waktu. Banyak pengusaha berpikir jika mereka bisa multitasking, maka pekerjaan akan selesai lebih cepat. Misalnya menghadiri meeting sambil membalas email atau mereview laporan sambil berbincang di telepon.

Salah besar. Multitasking membutuhkan konsentrasi tinggi karena perhatian Anda akan terpecah-pecah. Dalam jangka waktu panjang, hal ini malah akan mengurangi produktivitas alih-alih meningkatkannya.

Kerjakan satu tugas tepat waktu dengan konsentrasi tinggi, lalu beralih ke tugas berikutnya. Jangan menunda dan bersikap disiplin. Hal itu akan jauh lebih baik.

Pelajari Manajemen Keuangan

Kemampuan lain yang 100% harus Anda kuasai sebelum memulai usaha adalah manajemen keuangan.

Sebagai pemilik perusahaan, sebagian besar tugas Anda adalah mengembangkan usaha. Anda harus menghimpun dan mengelola sumber daya keuangan untuk membuka, mengembangkan, melakukan ekspansi dan membuatnya berjalan dengan baik.

Anda harus mengatur dana perusahaan secara efektif agar dapat membayar karyawan, beriklan, meriset dan meluncurkan produk, membayar sewa serta biaya-biaya lainnya.

Jangan sampai pengaturan keuangan yang tidak baik membuat anda bangkrut saat bisnis baru saja berjalan.

Intinya adalah, sebagai pemilik perusahaan, anda harus dan harus mengerti cara mengelola uang. Jika Anda tidak mengerti cara membuat anggaran, membayar tagihan dan mengatur dana dengan efektif. Maka dalam waktu singkat Anda akan tamat. Usaha Anda pun demikian.

Jika masalah keuangan membuat Anda resah dan merasa pesimis, ambillah kursus manajemen keuangan sebelum Anda memulai usaha. Memang butuh biaya, tapi anggap saja sebagai investasi. Lagipula jauh lebih hemat membayar kursus dibandingkan dengan kerugian materi (dan emosional) yang akan Anda derita jika buta masalah keuangan.

Tidak Gampang Menyerah

Anda akan menghadapi banyak tantangan saat menjadi seorang pengusaha. Investor menolak membiayai proyek Anda, misalnya. Karyawan yang tidak kompeten, kolega yang membuat masalah, dll. Banyak tantangan, banyak kegagalan dan banyak masalah.

Oke, terdengar pesimis memang, tetapi lebih baik memberitahu Anda sejak dini. Sebelum Anda terbuai mimpi bisa langsung sukses dengan mudah.

Semua rintangan tersebut tidak boleh menjatuhkan Anda. Bertahan dan lakukan taktik serangan balik. Karena kalau tidak, bisnis Anda tidak akan kemana-mana (hal yang bisa membuat Anda frustasi).

Seorang pengusaha sukses harus memiliki tekad baja dan tahan banting. Kemampuan untuk tidak menjadikan kesulitan mengganggu kita akan membantu Anda melewati setiap kesulitan secara objektif. Istilahnya woles saja.

Anda akan sanggup melihat kesulitan tersebut sebagai sarana belajar, sarana menempa kemampuan Anda.

Anda juga akan mudah move on dan bergerak maju. Walau mungkin ada sedikit pemikiran di dalam benak Anda seperti, “Kenapa ya aku tidak bisa melakukannya dengan benar?” Tetapi Anda tidak akan ditelan kesedihan dan kekecewaan yang mendalam.

Jika Anda adalah tipe yang sensitif, melankolis dan perasa, hal ini akan sangat sulit. Setiap penolakan dan kesulitan akan langsung membekas di hati Anda. Namun cobalah untuk mengubah sudut pandang Anda. Ingatlah bahwa setiap kesulitan, setiap kata ‘tidak’ yang Anda terima akan membawa Anda selangkah lebih dekat kepada keberhasilan.

Maju Terus (Walau Tampak Mustahil)

Ada saat-saat Anda akan merasa bahwa semua hal hampir mustahil. Setiap momen hanya membawa Anda kepada kemunduran. Jangan khawatir, Anda bukan satu-satunya. Setiap pengusaha pernah mengalaminya

Proyek yang gagal, anggaran yang membengkak dan dana yang tidak mencukupi, peluncuran produk yang gagal, masalah dengan pekerja, dll. Ada puluhan momen yang bisa saja menghantam kepercayaan diri Anda hingga ke dasar.

Tahukah Anda, hampir setengah dari pengusaha yang mengalami kesulitan seperti itu berakhir dengan berhentinya operasional perusahaan mereka. Namun kami yakin Anda bukanlah bagian dari mereka.

Momen kegagalan dan kegelapan ini berlaku secara universal. Tidak ada satupun pengusaha di planet Bumi ini yang tidak mengalaminya. Momen dimana setiap kejadian membuat mereka merasa bahwa tidak ada lagi yang tersisa. Hampir semua usaha telah dicoba.

Namun pengusaha sejati akan tetap maju walaupun keadaan sepertinya tidak lagi menyisakan harapan. Para pengusaha ini, yang sukses dan berulang kali diberitakan di majalah bisnis, sudah jatuh bangun berkali-kali. Merekalah orang-orang yang memiliki skill untuk terus maju.

Sebagai pengusaha Anda juga akan menghadapi banyak tantangan. Beberapa di antaranya akan terlihat ‘tidak dapat ditaklukkan’. Akan  tetapi jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses, teruslah maju. Walaupun tantangan tersebut benar-benar sulit ditaklukkan. Carilah jalan dan teruslah melangkah.

Pengusaha sukses bukan mereka yang tidak menghadapi momen gelap di dalam perjalanan bisnisnya. Namun mereka yang menyingkirkan momen gelap tersebut dan percaya, bahwa akan ada cahaya yang muncul. Jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses juga, lakukan hal yang sama.

Fokus Pada Keahlian Anda Dan Biarkan Tim Anda Menyelesaikan Sisanya

Setiap orang memiliki bidang yang mereka kuasai secara natural. Misalnya Anda adalah negosiator ulung. Atau Anda ahli dalam mewawancarai dan memilih calon anggota tim.

Mungkin Anda bisa mendesain produk-produk yang keren dan akan laris di pasaran. Atau mungkin Anda sangat rapi dalam mengurus keuangan.

Intinya, setiap orang memiliki kemampuan natural tersendiri. Sesuatu yang sudah ada di dalam DNA mereka. Anda bisa menyebutnya bakat. Nah, bagian yang merupakan bakat Anda inilah yang Anda lakukan. Bidang lainnya biarkan tim Anda yang menyelesaikan.

Jika Anda berusaha untuk melakukan segalanya sendirian, keadaannya justru akan kacau. Anda yang mendesain produk, Anda juga yang membalas email dari pelanggan. Anda yang merancang konten penjualan namun Anda juga yang mengurus keuangan.

Anda yang bertindak seperti di atas biasanya telah memegang kartu truf untuk bergabung di Klub Pengusaha Yang Gagal Karena Bermain Tunggal.

Akan jauh lebih efektif jika Anda fokus melakukan apa yang Anda kuasai. Sesuatu yang benar-benar Anda bisa atau bidang yang Anda sukai. Sisanya serahkan kepada tim Anda.  

Sebagai contoh. Jika Anda bukan seseorang yang bisa mendesain maka Anda akan menghabiskan berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk membuat sebuah logo.

Waktu selama itu akan terbuang percuma hanya untuk satu pekerjaan, padahal ada banyak hal yang harus Anda lakukan. Anda juga akan membuang-buang energi, sementara hasilnya belum tentu bagus juga. Karena desain bukanlah bidang yang Anda kuasai.

Akan jauh lebih baik jika Anda membayar seseorang yang memang ahli di bidang desain untuk membuatkan logo perusahaan Anda. Biarkan mereka yang bekerja sementara Anda menyelesaikan tugas lain yang sudah menunggu.

Hal ini akan membuat Anda bisa lebih fokus kepada bidang yang memang Anda kuasai dan sukai. Selain hasilnya akan lebih bagus, Anda juga akan lebih menikmati pekerjaan.

Kedengarannya lebih masuk akal, bukan?

Jika Anda ingin berhasil dalam menjalankan usaha, berhentilah melakukan semuanya sendirian. Anda bukan Superman, tapi Superpreneur dan seorang Superpreneur tahu bagaimana mengatur strategi kerja dan meraih suksesnya.

Kerjakan bagian yang Anda bisa dan sukai. Fokuslah dan raih hasil yang maksimal. Sementara sisanya serahkan kepada tim Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengontrol dan mengawasi mereka agar tetap bekerja dengan baik.

Waktunya Beraksi Dan Menjadi Pengusaha

Menjalani hari-hari menjadi pengusaha tidaklah mudah. Jalan yang ada di depan Anda tidak akan semulus aspal jalan tol. Akan ada banyak lubang dan galian kabel di sana.

Namun jika Anda sudah menguasai delapan skill penting seperti yang sudah dijelaskan di atas, perjalanan Anda akan jauh lebih mudah. Anda akan lebih tenang dan fokus serta lebih terencana.

Akhirnya, tujuan perusahaan Anda akan tercapai. Lalu hasil akhirnya tentu saja, Anda akan berhasil membangun usaha yang sukses dan akan terus berkembang.

Skil apa yang menurut Anda paling penting dan bernilai di dunia bisnis? Beritahu kami di kolom komentar.

Author avatar
Ahmad Chaidir
Ahmad adalah CEO di Crooud. Menyukai SEO, konten yang baik, ramen dan dota 2. Sangat percaya jika siapapun bisa sukses dengan SEO.

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *