Skip links

Strategi Pemasaran 7P, Teknik Marketing Mix Beri Keuntungan Tinggi

Strategi pemasaran 7P dinilai menguntungkan untuk bisnis karena memuat aspek penting yang mencakup, produk, tempat, harga, kemasan, proses, promosi dan bukti fisik.

Table of Contents

Marketing atau pemasaran merupakan salah satu langkah penting dalam bisnis untuk menyampaikan barang atau jasa kepada khalayak umum. Agar pesan bisa tersampaikan, diperlukan strategi pemasaran 7P. 

Strategi pemasaran 7P lebih dari sekadar teknik marketing. Ialah penggabungan tujuh aspek penting. Keseluruhan tersebut memberikan keuntungan bagi bisnis yang dijalankan. 

Berikut merupakan penjelasan mengenai pengertian strategi pemasaran 7P beserta benefit dan awal pencetusan. Jangan sampai kelewatan satu poin saja, ya!

Apa itu strategi pemasaran 7P?

Sesuai namanya, strategi pemasaran 7P menggunakan tujuh aspek yang berawalan huruf ‘P’ dalam bahasa Inggris, yaitu Product (produk) Price (harga), Promotion (promosi), Place (tempat), Packaging (pengemasan), Process (proses), dan Physical Evidence (bukti fisik).

Awal pencetusan

Kata marketing mix awalnya dicetuskan oleh Neil Borden pada tahun 1949 sebagai ‘racikan’ untuk memperkenalkan bisnis. Setelahnya, E. Jerome McCarthy membuat marketing mix versinya yaitu 4P (Product, Place, Price, dan Promotion) pada tahun 1960. Hingga pada akhirnya, dikembangkan menjadi strategi pemasaran 7P seperti yang dikenal saat ini.

Aspek strategi pemasaran 7P

Berikut adalah penjelasan mengenai aspek-aspek pada strategi pemasaran 7P:

1. Produk

Produk merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh perusahaan baik berupa barang atau jasa. Tujuan pengembangan sebuah produk adalah memenuhi kebutuhan konsumen serta membantu menyelesaikan masalah yang dialami oleh mereka.

Oleh karena itu bila keinginan dan kebutuhan konsumen berubah, para pelaku bisnis harus berpikir dan mencari inovasi terbaru bagi produk-produknya supaya selalu menjadi yang termutakhir dan bisa bersaing dengan kompetitor.

2. Harga

Harga merupakan elemen yang berhubungan dengan penghasilan. Dalam menentukannya, perusahaan sebaiknya tidak hanya mementingkan kembalinya modal, tapi juga melakukan riset sekaligus memerhatikan beberapa faktor seperti keuntungan, kesanggupan konsumen untuk membayar, serta seberapa kuat pengaruh produk dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Penentuan harga ini sangat krusial apabila ingin bersaing dengan kompetitor. Perusahaan harus bisa menciptakan harga yang lebih murah untuk kualitas yang setidaknya sama atau bahkan lebih baik.

3. Tempat

Di sinilah terjadi transaksi serta pembelian produk bisnis oleh konsumen. Tempat yang dimaksud berupa toko fisik, supermarket, atau restoran. 

Pada aspek ini, sangat penting untuk memerhatikan bagaimana produk bisa diterima atau sampai ke tangan konsumen dalam kondisi baik meskipun menempuh jarak jauh.

Bagi para pemilik toko fisik, hal-hal seperti jarak tempuh supplier serta penyimpanan barang atau bahan juga tidak boleh terabaikan.

4. Promosi (Promotion)

Salah satu hal yang dapat membantu meningkatkan penjualan adalah promosi. Promosi adalah langkah untuk memberitahukan produk kepada konsumen agar mereka tertarik untuk bertransaksi. 

Setiap perusahaan tentu akan melakukan cara promosi yang berbeda dan menggunakan agen atau media promosi beragam pula.

Namun perlu diketahui bahwa suatu hari, atensi konsumen terhadap suatu promosi akan berkurang dan bahkan tidak ada sama sekali karena mereka sudah mengetahui produk yang ditawarkan. 

Oleh karena itu, penting untuk selalu mengembangkan teknik promosi agar produk senantiasa terlihat lebih menarik.

5. Orang

Dalam strategi pemasaran 7P, orang atau people adalah mereka yang melakukan interaksi dengan pelanggan, menjawab pertanyaan dan komplain, serta melayani pesanan. 

Merekalah yang nantinya bisa menjadi ‘wajah’ dari sebuah brand atau bisnis. Maka, diperlukan orang-orang yang berkualitas agar bisa tetap menjaga mutu perusahaan dimata konsumen.

6. Proses

Proses yang dimaksud dalam strategi pemasaran 7P adalah langkah-langkah perusahaan dalam menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan untuk para konsumennya. 

Proses sangat penting diperhatikan agar konsumen mendapat pengalaman terbaik seperti pertanyaan atau komplain yang terjawab dengan cepat, serta barang yang lebih cepat sampai ke tangan mereka (terutama jika menjual makanan).

7. Bukti Fisik

Tujuan dari marketing adalah menarik minat dan bahkan loyalitas konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan. Salah satu hal yang memenuhi kriteria ialah bukti fisik. 

Bukti fisik bisa berwujud beberapa hal seperti penghargaan terhadap perusahaan, seragam atau pakaian kerja beserta perlengkapannya, tampilan menu, serta tempat bertransaksi.

Dengan demikian, penting bagi perusahaan agar selalu menampilkan bukti fisik terbaik yang dimilikinya sebagai salah satu langkah menciptakan brand awareness.

Strategi pemasaran 7P dalam dunia digital

Dalam digital marketing atau bisnis online, konsep dan pengertian setiap aspek pada strategi pemasaran memiliki sedikit perbedaan. Berikut penjelasannya:

1. Produk

Dalam bisnis online, produk bisa saja bukan berupa barang yang terlihat secara fisik atau jasa yang bisa dilihat langsung pengerjaannya seperti kursus online, desain logo, e-book, atau unggahan media sosial.

2. Harga

Dalam dunia digital, penentuan harga bisa saja berbeda dengan toko fisik. Anda mungkin akan bersinggungan dengan beberapa hal yang membantu meningkatkan penjualan seperti diskon, flash sale, voucher online, atau harga yang sedikit lebih mahal dengan jaminan penuh (kerusakan atau orisinalitas) dari sebuah marketplace.

3. Tempat

Berbeda dengan toko fisik, ‘tempat’ dalam digital marketing bisa saja merupakan aplikasi, website, sosial media, atau toko online

Meskipun tidak berupa toko fisik, namun menciptakan ‘tempat’ yang nyaman bagi konsumen sangat penting seperti menempatkan produk yang dijual sesuai kategori serta membuat deskripsi menarik.

4. Promosi

Dalam dunia digital, promosi bisa dilakukan dengan membuat konten di media sosial. Konten dapat berupa infografis, video, atau foto. Selain itu, promosi juga dapat dilakukan dengan bantuan influencer, SEO, SEM, atau social media ads.

5. Orang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ‘orang’ merupakan mereka yang terlibat dalam interaksi dengan konsumen dan bisa menjadi tolak ukur penilaian. Dalam bisnis online atau dunia digital, subyek ini biasanya akan menjadi admin, call centre, atau contact person.

6. Proses

Proses dalam jual beli online bukan hanya soal bagaimana kecepatan produk sampai ke tangan konsumen, tapi juga pengalaman berbelanja yang baik, nyaman, dan lebih mudah. 

Oleh karena itu, perusahaan perlu melibatkan beberapa hal dalam proses bisnis seperti kecepatan website, UX (user experience) yang menarik, optimisasi e-commerce, serta akses yang mudah dari semua perangkat baik smartphone, tablet, atau PC.

7. Bukti Fisik

Hal-hal yang berbau digital atau online tentu tak memiliki bukti fisik. Namun perlu diingat bahwa aspek ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness

Maka, hal-hal seperti testimoni, rating, jumlah penjualan produk atau followers harus bisa menjadi pengganti bukti fisik untuk meyakinkan konsumen.       

Keuntungan menggunakan strategi pemasaran 7P

Penggunaan strategi pemasaran 7p bisa memberikan beberapa keuntungan seperti:

  1. Konsep yang dirangkum bersamaan dengan cara yang lebih sederhana sehingga memudahkan pebisnis dalam melakukan marketing.
  2. Membantu pebisnis dalam proses formulasi hingga implementasi sebuah strategi marketing.
  3. Membantu perusahaan untuk melakukan berbagai cara marketing sesuai kebutuhan konsumen, kondisi pasar, dan sumber daya yang dimiliki.                

Kesimpulan 

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran 7P adalah paket lengkap untuk mengembangkan bisnis yang dimiliki. Cobalah untuk mengaplikasikan strategi tersebut pada bisnis Anda!

Leave a comment