Skip links

Iklan Berbayar Langkah Jitu Melejitnya Bisnis, Tertarik Coba?

Dengan menerapkan metode iklan berbayar, ada keuntungan yang bisa didapat. Salah satunya yakni jaminan jangkauan lebih luas.

Table of Contents

Iklan berbayar menjadi pilihan tepat bagi bisnis agar produk atau jasa yang ditawarkan sampai kepada konsumen secara maksimal. Dengan membayar kepada penyedia iklan, tentunya keuntungan yang didapat melebihi beriklan secara mandiri di media sosial atau platform gratis lainnya.

Penggunaan iklan berbayar disarankan bagi siapa saja yang baru merintis usaha. Dengan begitu, ada potensi besar orang melihat bahwa bisnis yang dijalankan lebih profesional dan terpercaya.

Apa itu iklan?


Iklan secara umum diartikan sebagai salah satu cara mempromosikan barang, produk, bahkan jasa kepada calon atau target konsumen. Tujuan akhirnya jelas supaya mereka yang melihat dapat terdorong dan tertarik untuk melakukan transaksi.

Anda dapat beriklan dengan berbagai jenis tampilan, seperti tulisan, visual, audio, visual audio, dsb. Penentuan tersebut didasarkan pada jenis produk atau jasa yang ditawarkan serta media yang digunakan. 

Iklan berbeda dengan jenis pemasaran lainnya karena terdiri dari dua metode yakni berbayar dan tidak. Iklan berbayar khususnya dinilai bisa berdampak langsung pada bisnis serta berefek pada peningkatan pengenalan merek. 

Sementara iklan gratis membutuhkan proses untuk bisa menjangkau audiens. Contohnya seperti unggahan Instagram, video di Tiktok, marketplace Facebook, hingga pemanfaatan fitur reels serta story

Berdasarkan media yang digunakan, iklan dikategorikan menjadi dua bagian yakni tradisional dan digital. Iklan tradisional berkaitan dengan cetak, televisi dan radio yang telah populer selama lebih dari 150 tahun. 

Sedangkan iklan digital meliputi semua aktivitas promosi online, seperti iklan bergambar, PPC, media sosial dan lain sebagainya. Jenis ini dinilai lebih murah dan mudah diaplikasikan, sehingga menjadi bentuk pemasaran yang populer di era kini. 

Perbedaan iklan berbayar dan gratis


Setidaknya ada dua konsep jenis iklan yang  sering digunakan, yakni berbayar dan gratis. 

Iklan berbayar memberikan kendali lebih besar atas informasi yang sampai ke konsumen. Biayanya bisa bervariasi, namun keuntungan yang didapat oleh Anda sepadan. 

Sementara iklan gratis tentu tidak membutuhkan biaya apapun serta perlu menerapkan strategi khusus supaya kampanye berdampak bagus untuk bisnis.  

Untuk lebih lengkapnya, berikut perbedaan antara iklan berbayar dan gratis beserta contoh di lapangan.

Iklan berbayar

Iklan berbayar memiliki harga yang harus ditebus oleh pemasang  (perusahaan maupun individu) kepada media yang mengkomunikasikan.  

Sederhananya, dengan menggunakan iklan berbayar, maka pemasang  menyewa ruang atau tempat kepada media untuk mempromosikan barang atau berbagai macam hal.  

Iklan berbayar sendiri nyatanya dilakukan dengan berbagai macam cara dan jenis, diantaranya:

Iklan media sosial

Saat ini, iklan di media sosial menjadi pilihan yang tepat dan paling mudah. Tentunya karena pengguna yang semakin bertambah setiap hari. jenis iklan berbayar ini  dibuat oleh perusahaan platform seperti Instagram, Youtube, atau bahkan Facebook

Anda hanya perlu menyiapkan unggahan terbaik yang akan diiklankan. Kemudian mendaftar sendiri melalui platform pilihan. Lantas memilih jam tayang, apakah prime time atau tidak. Sementara pembayaran dilakukan secara online pula.  

Influencer

Memanfaatkan jasa orang-orang yang memiliki followers banyak di media sosial bisa menjadi pilihan. Dengan demikian, maka konsep harga atau pembayarannya tidak perlu melalui aplikasi, namun langsung kepada mereka.

Masing-masing influencer biasanya memiliki rate card yang berisi daftar harga untuk pemasangan iklan atau disebut juga dengan endorse. Pebisnis hanya perlu bernegosiasi soal itu, dan jika sepakat barang atau jasa siap dipromosikan oleh mereka. 

Bayar per klik

Konsep dari PPC adalah pemilik iklan hanya membayar kepada media ketika iklan yang muncul di klik oleh konsumen. Cara ini terbilang efektif untuk menghindari kerugian atas pembayaran iklan.

Iklan gratis

Iklan gratis tentu saja menarik perhatian karena Anda tidak membayar biaya apapun, promosi barang atau jasa bisa disebarluaskan secara cuma-cuma. 

Sayangnya, tidak ada jaminan bahwa iklan akan dilihat oleh banyak orang. Strategi ini biasanya dilakukan sendiri tanpa perantara media atau perusahaan apapun. Beberapa contoh media yang bisa digunakan untuk beriklan secara gratis, antara lain:

Iklan media sosial

Nyatanya, media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Youtube bisa digunakan sebagai sarana iklan gratis. Perbedaanya harus memiliki dan menggunakan akun sendiri untuk beriklan. 

Akan ada keuntungan ketika pengikut di media sosial telah banyak. Namun sebaliknya, jika masih sedikit, potensi iklan dilihat bisa dikatakan kecil.

Website / blog

Memiliki dan menulis sendiri di website atau blog bisa menjadi pilihan tepat untuk dapat beriklan secara gratis. Ada salah satu strategi yang bisa digunakan, yakni menggunakan konsep SEO atau Search Engine Optimization

Dengan mengaplikasikan teknik SEO, maka besar kemungkinan tulisan di blog atau website bisa ditemukan oleh mesin cari. Alhasil berpeluang menduduki peringkat teratas dan imbal baliknya yakni banyak pengguna menemukan laman konten yang Anda tulis. 

Sejalan dengan itu, ketika pengguna mulai berdatangan ke laman blog atau website, maka traffic yang datang besar serta berpotensi untuk memengaruhi mereka menjadi konsumen hingga pelanggan tetap. .

Brosur atau flyer

Cara beriklan seperti ini memang terbilang jadul, namun tidak ada salahnya mencoba karena tidak ada biaya yang harus dikeluarkan ke pihak lain. Pemilik usaha hanya perlu menyediakan modal sendiri untuk membuat brosur atau flyer menarik. 

Supaya efektif, letakkan iklan cetak tersebut di tempat-tempat strategis atau kerap dilewati orang, seperti pusat perbelanjaan, arena bermain, taman hingga sekolah.

Keuntungan memanfaatkan iklan berbayar

Meskipun ada harga yang harus dikeluarkan, namun iklan berbayar memiliki beberapa keuntungan. Berikut diantaranya: 

1. Jangkauan

Salah satu tujuan banyak orang berani membayar media digital, elektronik maupun cetak untuk menitipkan iklan adalah karena bergantung pada jangkauan yang luas. 

Media digital,  elektronik maupun cetak yang telah dikenal banyak orang akan mematok harga tinggi. Akan tetapi potensi produk yang ditawarkan diminati banyak orang akan semakin besar pula.

2. Ada jaminan

Pastika ketika beriklan dengan konsep membayar, ada kesepakatan jaminan antara kedua belah pihak. Hal ini untuk mengurangi risiko jika memang apa yang diharapkan tidak tercapai. Yang perlu diingat memang iklan bukanlah satu-satunya cara yang bisa mendatangkan keuntungan besar.

3. Profesional

Iklan berbayar merupakan salah satu bentuk profesionalisme perusahaan. Sebab bisnis yang sudah memanfaatkan ini biasanya sudah memiliki pendapatan lebih, sehingga mampu menyisihkan anggaran untuk beriklan. 

Di samping itu, iklan secara profesional lebih menarik dan mendapatkan fasilitas tertentu, seperti misalnya ada di peringkat paling atas mesin pencari dengan logo Ads. Kemudian bisa dilihat kapan saja dan tidak melulu waktu tertentu, hingga posisi terbaik di halaman yang mudah dilihat serta ditemukan oleh calon konsumen. 

4. Branding

Mengapa branding masuk ke dalam keuntungan iklan berbayar? Sebab penawaran mudah ditemukan oleh calon konsumen, maka mereka mulai aware dengan keberadaan produk.

Brand awareness ini lama kelamaan akan mengundang rasa penasaran, sehingga mereka mulai mencari tahu sampai terjadinya transaksi. Inilah yang kemudian membuat produk lambat laun dikenal hingga menciptakan sebuah branding yang kuat

Biaya Iklan

Pada konsepnya, penentuan biaya iklan didasarkan pada banyak hal, mulai dari jenis platform yang digunakan, waktu tayang, posisi iklan dan kepopuleran dari media. 

Berikut ini gambaran terkait biaya iklan di berbagai platform dengan konsep CPC (Cost per click) atau harga setiap kali klien mengklik, maupun CPM (Cost per Impression).

  • Instagram

0,2 Dollar AS setara Rp 2.900,- CPC – (source: Instagram ads manager)

  • Google ads

Konsep anggaran (Nominal ditetapkan oleh pengguna iklan) – (source: Google ads)

  • TikTok  

Rp1.700.000,- setiap 10.000 sampai 20.000 Impression / 3 hari tayang – (source: TikTok ads Manager)

  • TV  

TV Nasional mulai Rp18.000.000,- sampai Rp100.000.000,- per 30 detik tayang

  • Youtube

Iklan dibayarkan ketika penonton melihat iklan selama kurang lebih 30 detik dan penayangan 14 hari yakni Rp500.000,- sampai Rp2.000.000,- (source: Youtube)

Kesimpulan

Ada kelebihan dan kekurangan yang didapat. Namun, dengan berbagai gambaran terkait iklan berbayar di atas, tidak ada salahnya mencoba memanfaatkan untuk segala usaha dan kegiatan yang akan dipromosikan.

Leave a comment